Sesi 3

Sistem Pemerintahan di Berbagai Negara

a.       Sistem Pemerintahan Malaysia

Bentuk negara Makaysia adalah federasi/serikat, sedangkan bentuk pemerintahannya adalah monarki konstitusional yang rajanya dipilih di antara raja-raja yang menjadi anggota federasi. Malaysia terdiri dari tiga belas negara bagian, masing-masing negara bagian mempunyai konstitusi sendiri. Badan legislative dengan DPR pusat (federal), dewan eksekutif negara dikepalai ketua menteri atau menteri besar.

b.      Sistem PemerintahanRepublik Singapura

Bentuk negara Singapura adalah kesatuan, sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republic. Sistem pemerintahan yang diterapkan di Singapura adalah parlementer. Konstitusi Singapura berasal dari konstitusi tahun 1959 dengan beberapa amandemen. Pada tahun 1959, Singapura memperoleh status internal self-rule dari ikatan persemakmuran.

c.       Sistem Pemerintahan Filipina

Bentuk negara Filipina kesatuan dengan bentukpemerintahannya republic. Berdasarkan konstitusi tahun 1973, sistem pemerintahan negara Filipina adalah parlementer.

d.      Sistem Pemerintahan Kerajaan Thailand

Thailand bentuk negaranya kesatuan dengan bentuk pemerintahan monarki?kerajaan. Thailand sampai tahun 1932 diperintah secara dictator atau absolute, karena penguasa kebanyakan bersal dari kalangan militer. Militer yang berkuasa masih tetap bersifat otoriter sampai tahun 1969. Pada tanggal 15 Desember 1972, Raja Thailand mengumumkan konstitusi sementara. Pada masa ini di bentuk pemerintahan koalisi militer-sipil. Demokrasi tidak berjalan karena oposisi dilarang dan hukum darurat mulai diberlakukan, sehingga demonstrasi rakyat semakin meluas. Akhirnya pemerintahan jatuh dan digantikan oleh Rektor Universitas Thananasak, Sanya Thamamasak. Pada masa pemerintahan ini, diumumkan konstitusi tahun 1974 yang menerapkan sistem pemerintahan parlementer.

e.       Sistem Pemerintahan India

Bentuk negara india adalah republic. Sistem pemerintahan yang diterapkan di India adalah parlementer, sehingga presiden hanya sebagai kepala negara, sedangkan kepala pemerintahannya adalah perdana menteri yang memimpin menteri-menteri. Perdana menteri dipilih oleh anggota parlemen. Pemerintah harus bubar apabila tidak mendapat dukungan parlemen, tetapi sebaliknya parlemen dapat dibubarkan oleh pemerintah.

Presiden dipilih oleh badan legislative untuk masa jabatan selama lima tahun. Sedangkan parlemen pada tingkat nasional (federal) bersifat bicameral yang terdiri dari majelis tinggi dan majelis rendah. Pemerintah memiliki hak untuk menyatakan keadaan darurat, membatasi kegiatan politik ataupun media massa demi kelancaran usaha pembangunan.

Kekuasaan eksekutif di India dilaksanakan oleh sustu sistem pengadilan yang bersifat nasioanal. Hakim-hakim di angkat oleh presiden, dan tidak dapat di pecat kecuali dengan persetujuan mayoritas parlemen serta telah terbukti ketidakmampuan hakim tersebut. Negara di India terdiri dari 22 negara bagian dan 9 wilayah administrative. Tiap negara bagian terdapat seorang gubernur yang di angkat oleh presiden. Gubernur tersebut di dampingi badan legislative yang dipilih langsung oleh rakyat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s